Ketiga faktor tersebut menurutnya terbentang dari hulu ke hilir masalah pangan secara nasional, sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat berbasis data dalam mengamankan jalur pengadaan pangan nasional.
Seperti masalah distribusi dimana daerah di Indonesia waktu panen komoditas pangan tidak serempak, ini perlu di ketahui secara seksama data supply and demand antar daerah.
"Masalah pangan jangan ada yang berlebih ataupun yang kurang, karena stok berlebih harga jatuh, stok kurang harga melonjak, mengatur ini semua butuh koordinasi yang berbasis data, agar kelangkaan pangan di hari Natal dan tahun baru bisa kita atasi," pungkasnya. (aiz)
