Dalam wawancara ini, Ahmadi juga menyampaikan kondisi terkini bajir di Sungai Penuh. Menurutnya, bajir yang melanda Kota paling barat Provinsi Jambi sudah semakin meluas.
“Sudah banyak desa yang terdampak. Dari data semula hanya 13 Desa, meluas menjadi 32 Desa. Ini menjadi kesulitan karena curah hujan semakin tinggi,” sebutnya.
Ahmadi juga menyebutkan beberapa faktor terjadinya banjir di Sungai Penuh. Pertama karena curah hujan yang tinggi dan jebolnya Sungai Batang Merao yang berdampak terhadap pemukiman.
“Kodisi sekarang sudah tiga meter diatas pemukiman masyarakat. Jebolnya sungai Batang Merao, kemudian meluap dan menyebabkan terjadinya banjir,” pungkasnya. (aiz)
