iklan Beruang Masuk Permukiman Warga di Sanggaran Agung Kerinci, Rusak Rumah dan Bikin Warga Resah
Beruang Masuk Permukiman Warga di Sanggaran Agung Kerinci, Rusak Rumah dan Bikin Warga Resah

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Kemunculan seekor beruang liar di Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, semakin meresahkan warga. Satwa liar tersebut tidak lagi hanya berkeliaran di area kebun, tetapi mulai masuk ke kawasan permukiman hingga merusak rumah warga.

Peristiwa ini menambah kekhawatiran masyarakat karena dalam beberapa waktu terakhir intensitas kemunculan beruang dinilai semakin sering. Jika sebelumnya hanya terlihat di kawasan perkebunan, kini satwa tersebut sudah mendekati bahkan memasuki lingkungan tempat tinggal warga.

BACA JUGA: Bea Cukai dan BNN Bongkar Modus Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Thailand dalam Koper dan Matras Lateks

Sejumlah warga mengaku beruang sempat merusak bagian rumah saat mencari makanan. Kejadian itu menimbulkan kepanikan, terutama pada malam hari, sehingga warga merasa tidak lagi aman beraktivitas, baik di kebun maupun di sekitar rumah.

"Kami sudah takut, sekarang bukan hanya di kebun, tapi sudah masuk ke dekat rumah," ujar salah seorang warga.

BACA JUGA: Wike Efrilla Segera Dilantik Gantikan Muhammad Yani di DPRD Merangin

Selain merusak rumah, warga juga melaporkan kerusakan pada kebun dan tanaman akibat aktivitas beruang tersebut.

Upaya penanganan telah dilakukan oleh pihak terkait, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi bersama aparat setempat. Namun hingga kini, langkah tersebut dinilai belum mampu menghentikan kemunculan beruang di kawasan permukiman.

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah yang lebih efektif, termasuk melakukan evakuasi satwa secara aman agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.

BACA JUGA: Dua Kurir 58 Kg Sabu di Jambi Divonis Penjara Seumur Hidup, Hakim: Sudah Berulang Kali Edarkan Narkoba

Fenomena ini juga menjadi pengingat akan semakin menyempitnya habitat satwa liar, yang diduga menjadi salah satu penyebab beruang memasuki kawasan permukiman warga.

Hingga saat ini, warga diimbau tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila kembali melihat kemunculan beruang di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.(hdp)


Berita Terkait



add images