JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Persaingan di internal Partai Amanat Nasional (PAN) Jambi tidak kalah ketatnya dalam perebutan kursi DPR RI. Kandidat petahana H Bakri yang sudah tiga periode di Senayan kini mendapatkan lawan sepadan.
Keduanya adalah mantan Bupati Kerinci Adirozal dan mantan Bupati Muaro Jambi Masnah Busro. Dua mantan Kepala Daerah ini baru saja mengakhiri masa periodesasinya setelah lima tahun mengabdi.
Maju dengan status penantang, Adirozal dan Masnah Busro tidak bisa dianggap enteng. Kekuatannya perlu diperhitungkan. Salah-salah Bakri yang adalah Ketua DPW PAN Provinsi Jambi bisa tercongkel dari kursi parlemen.
Berlabel mantan Bupati Kerinci, Adirozal tentu tidak maju setengah hati. Gerakannya semakin masif. Billboard raksasa terpasang disetiap Kabupaten/kota, plus dibentuknya sekoci pendulang suara.
Kabupaten Kerinci adalah basis utama. Dua periode memimpin tanah kelahirannya, Adirozal paham betul bagaimana meraup suara. Pendukungnya masih loyal, mesin politiknya juga digerakkan total.
Demikian pula dengan Masnah Busro. Ia sudah berhitung matang. Terun gelanggang menuju Senayan baginya bukan ajang coba-coba. Jika tak pandai meraup suara, karir politik taruhannya.
Sebagai mantan Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro juga sudah teruji. Kantong suara dan mesin politiknya jelas, logistiknya juga terukur.
Bagi Masnah, memenangkan pertarungan di Pileg bukan barang baru. Ia pernah terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi dari Dapil Muaro Jambi-Batanghari.
Pengamat politik, Pahruddin mengatakan bahwa Bakri penantang yang sepadan di internal . Baik Adirozal maupun Masnah memiliki popularitas yang cukup tinggi. “Keduanya merupakan mantan Bupati, dari sisi popularitas cukup sepadan,” ujarnya, Rabu (3/1) kemarin.
