JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi melalui Bidang Bina Marga bergerak cepat telah melakukan identifikasi infrastruktur. Mengingat keterbatasan anggaran tahun ini, penanganan infrastruktur dilakukan dengan sistem skala prioritas, dengan fokus utama pada pemeliharaan 7 jembatan yang berada di wilayah perkotaan Jambi.
Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi Muzakir melalui Kepala Bidang Bina Marga Iwan Rahmadi, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat menyambut lebaran.
"Mengingat keterbatasan anggaran, kita mencari yang benar-benar skala prioritas. Saat ini, fokus kita di perkotaan ada sekitar 7 jembatan yang akan direhab dan dipelihara," ujar Iwan kepada Jambi Ekspres (25/2/2026).
BACA JUGA: Pemkab Batanghari Dukung PT SAS Selesaikan Jalan Khusus Siap Bantu Jika Ada Kendala
Berdasarkan hasil identifikasi tim di lapangan, kondisi ketujuh jembatan tersebut tidak mengalami kerusakan struktural yang parah. Penanganan difokuskan pada perawatan estetika dan fungsionalitas ringan.
Beberapa titik jembatan yang menjadi target pemeliharaan berada di Kawasan Pattimura (1 jembatan), kemdian Kawasan Buluran (2 jembatan). Lalu kawasan Talang Banjar (2 jembatan), Kawasan Jalan Swadaya/Arah Simpang 5 (1 jembatan).
BACA JUGA: Kejagung Setujui Restorative Justice Perkara dari Kejati Jambi
"Rusak parah tidak, kita butuh perawatan karena sudah beberapa tahun tidak dipelihara dan dicat. Ada beberapa titik yang loneng (pagar pengaman) belum terpasang atau runtuh, serta ada penurunan di oprit jembatan. Nanti juga akan dipasang rambu marka larangan membuang sampah. Targetnya menjelang Idul Fitri, semua jembatan ini sudah rapi dan indah," jelas Iwan.
Menariknya, pemeliharaan seluruh jembatan di Provinsi Jambi tahun ini harus dimaksimalkan dengan pagu anggaran yang sangat terbatas, yakni hanya sebesar Rp 800 juta. "Penanganannya akan diajukan ke pimpinan untuk dikerjakan secara swakelola agar lebih cepat terealisasi, " jelasnya.
BACA JUGA: Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Wilayah Legok, Amankan Sabu 5 Paket
Disamping itu juga akan dilakukan identifikasi untuk jembatan milik Pemprov yang berada di Kabupaten/Kota.
"Sesuai arahan Bapak Kadis, penanganan ini harus adil, penuh pertimbangan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat meski dengan dana yang terbatas," pungkasnya. (aan)
