iklan Ilustrasi Keracunan MBG.
Ilustrasi Keracunan MBG. (Chat GBT)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Sejumlah pelajar SMKN 1 Kota Jambi dilarikan ke RSUD Raden Mattaher, yang diduga keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam hal ini, Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, bahwa ada sebanyak delapan pelajar diduga keracunan yang saat ini berada di RSUD Raden Mattaher.

BACA JUGA: Bocah 7 Tahun di Paal Merah Hilang Terseret Arus Parit Saat Bermain Hujan

"Total yang terdampak saat ini ada delapan orang," ujar Johansyah, Rabu (20/8/2026).

Untuk memastikan hal tersebut, disampaikan dia, pihaknya telah meminta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi dan Korwil Kota Jambi untuk menginvestigasinya.

"Kita sudah minta Kanreg Perwakilan BGN di Jambi dan Korwil Kota Jambi untuk cek di lapangan. Hasil pengecekan masih di investigasi," katanya.

BACA JUGA: Tragis, Tiga Pekerja Tewas Diduga Keracunan Gas di Dalam Palka Tongkang di Muaro Jambi

Johansyah menyebutkan, bahwa dugaan awal pelajar SMKN 1 Kota Jambi tersebut ada memakan sate sebelum memakan program MBG tersebut.

"Untuk dugaan awal ada rekam jejak anak-anak itu makan sate sebelum makan MBG. Saat ini sedang berada di RSUD Raden Mattaher, kita tunggu hasilnya," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi dr Anton Trihartanto membenarkan adanya pelajar SMKN 1 Kota Jambi yang diduga keracunan dibawa ke rumah sakit pemerintah tersebut.

"Iya, ada di IGD. Delapan orang yang sudah masuk," katanya.

BACA JUGA: Kasus Korupsi Kredit BNI Rp105 Miliar, Bengawan Kamto Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara

Namun, Anton belum memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan terhadap para pelajar yang diduga keracunan itu.(*)


Berita Terkait



add images